Posted in Zeup-Rethan on February 27, 2008 | 3 Comments »
Yok kita syantai…. agar otot tidak tegang…. (suara kak rhoma)
Banyak kaum lelaki bersantai dengan main kartu. Rokok, kopi dan cemilan menjadi penambah keasikannya.
Tapi ada juga yang mengganti cemilan dengan bumbu sate.
Lho koq… bumbu sate? Mana satenya? Gak ada, sekarang daging mahal tauu!
Dijamin, abis main kartu…
pada mulessss…
Read Full Post »
Posted in Sha-Po2we on February 24, 2008 | 4 Comments »
Syahdu dan haru di sana.
Bangga dan penuh kasih kan sosok di sana.
Sekedar tuntutan kemeriahan belaka di sana?
Rasanya bukan itu yang tersirat di sana.
Tercipta karena rasa yang mendalam memang ada di sana.
Dan menorehkan goresan bathin di seberangnya.
Mungkin perangai dan denting waktu yang dapat meniadakannya.
(ngerti? semoga…)
Read Full Post »
Posted in Zeup-Rethan on February 22, 2008 | 7 Comments »
Aih, montoknya!
Hhmmmm… menggoda iman, pegang dikit akh…
Read Full Post »
Posted in Sha-Po2we on February 19, 2008 | 8 Comments »
Ada titik diakhir kalimat.
Ada makna diakhir kisah.
Ada kesal diakhir pandangan.
Ada senyum diakhir amarah (mungkin…).
Read Full Post »
Posted in Zeup-Rethan on February 18, 2008 | 4 Comments »
You make many people survive,
but many people don’t know how to make you survive.
(thanks to padi, pak tani and bu tani)
Read Full Post »